Kegiatan Prodi ALKS Poliban

Kuliah Umum Bersama Bapak Dr. H. Muhammad, M.Ag

Pertumbuhan industri perbankan syariah sangat pesat akhir-akhir ini memberikan sinyal bahwa kini industri perbankan syariah sangat membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten. Pengembangan mutu SDM perbankan syariah merupakan tanggung jawab bersama seperti pemerintah, lembaga pendidikan, lembaga perbankan dan masyarakat. Pendidikan dan pelatihan tentang perbankan syariah adalah upaya jangka pendek yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu SDM perbankan syariah saat ini. Sedangkan upaya dalam jangka panjang, dengan menyelenggarakan pendidikan yang bersinergi antara pengguna (bank), penanggung jawab pendidikan (pemerintah) dan penyelenggara pendidikan (perguruan tinggi). Kerjasama dengan perguruan tinggi yang memiliki jurusan perbankan syariah sudah seharusnya dilakukan.

Politeknik Negeri Banjarmasin sebagai salah satu lembaga pendidikan yang menyelenggarakan program pendidikan Sarjana Sains Terapan (Diploma 4) program Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah bekerja sama dengan KSEI (Kelompok Studi Ekonomi Islam) Politeknik Negeri Banjarmasin dan disponsori oleh Bank Kalsel Syariah, Koperasi Syariah Al-Madani serta di bawah IAEI (IKATAN AHLI EKONOMI ISLAM) membahas hal di atas dalam kuliah umum pada tanggal 29 November 2013 bersama Bapak Dr.H.Muhammad,M.Ag di Aula Multimedia Politeknik Negeri Banjarmasin sebagai bentuk persiapan guna menjawab pengembangan peningkatan SDM yang berkompeten dalam perbankan syariah.

Dalam paparannya narasumber menjelaskan bahwa saat ini lembaga keuangan syari’ah khususnya bank syari’ah sangat membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kualitas multi keilmuan dan multidimensi untuk menjamin keunggulan perbankan syari’ah. SDM yang berkualitas memiliki kompetensi mampu melakukan manajemen alokasi investasi secara efektif, mampu memilih sektor-sektor produksi mana yang paling profitable sebagai tempat menanamkan dana investasi namun tetap memberikan kemanfaatan sosial bagi masyarakat luas, sehingga bank syariah mampu menghasilkan profit yang optimal. Memiliki pengetahuan detail tentang berbagai jenis instrumen keuangan dan perbankan, tidak hanya pengetahuan tentang produk keuangan dan perbankan syariah, tetapi juga tentang financial structure dari produk-produk keuangan konvensional yang sedang berkembang. Narasumber juga berpesan kepada seluruh mahasiswa/i untuk tetap fokus mempersiapkan kualitas diri secara mandiri, baik lewat seminar, pelatihan maupun banyak membaca untuk menambah keilmuan sebagai bekal untuk menghadapi persaingan SDM yang dibutuhkan oleh lembaga keuangan syariah khususnya perbankan syari’ah.

Add comment


Security code
Refresh